Tiga Ketukan Tifa Buka Masa Depan Dogiyai, Bupati Yudas Tebai Resmi Mulai Musrenbang 2026

Berita, Papua304 Views

DOGIYAI – Suara tabuhan tifa, alat musik tradisional khas Papua, menggema di Aula Koteka Moge, Moanemani, Kamis (12/3/2026). Tiga ketukan tifa yang ditabuh langsung oleh Bupati Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd., M.Si menjadi tanda resmi dimulainya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kabupaten Dogiyai 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Tabuhan tifa tersebut bukan sekadar simbol seremonial, tetapi juga menggambarkan semangat kebersamaan dan persatuan masyarakat dalam merancang arah pembangunan daerah. Dalam tradisi Papua, tifa sering digunakan sebagai alat pemanggil masyarakat untuk berkumpul dan menyatukan suara dalam berbagai kegiatan penting.

Musrenbang yang digelar Pemerintah Kabupaten Dogiyai ini dihadiri oleh Wakil Bupati Dogiyai Yuliten Anouw, SE, Sekretaris Daerah Drs. Petrus Agapa, M.Si, para asisten dan staf ahli bupati, Kepala Bappeda Dogiyai Yakubus Dogomo, SS, pimpinan DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala distrik, organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menegaskan bahwa Musrenbang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan RKPD. Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari masyarakat dengan program kerja pemerintah.

“Musrenbang ini adalah forum penting untuk menyatukan aspirasi masyarakat, mulai dari tingkat kampung hingga distrik, termasuk pokok-pokok pikiran DPRD dan rencana kerja OPD. Semua itu akan diselaraskan untuk menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran bagi masyarakat Dogiyai,” ujar Yudas Tebai.

Menurutnya, penyusunan RKPD Kabupaten Dogiyai harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dogiyai 2025–2029, sekaligus mendukung prioritas pembangunan nasional dan Provinsi Papua Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tebai juga menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Dogiyai tahun 2027 adalah:

“Percepatan Pembangunan Layanan Dasar Ekonomi yang Didukung Stabilitas Kehidupan Masyarakat yang Rukun, Harmonis, dan Aman.”

Tema ini menekankan pentingnya peningkatan akses serta kualitas layanan dasar bagi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas kehidupan sosial di tengah masyarakat Dogiyai.

Pemerintah Kabupaten Dogiyai menetapkan lima prioritas pembangunan daerah tahun 2027, yaitu:

  1. Peningkatan akses dan kualitas layanan dasar
  2. Pemerataan manfaat pembangunan
  3. Penguatan stabilitas kehidupan masyarakat
  4. Pemeliharaan kerukunan dan harmoni sosial
  5. Penjaminan keamanan dan ketertiban umum

Bupati Tebai juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar memperhatikan setiap aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui Musrenbang di tingkat distrik maupun pokok-pokok pikiran dari DPRD.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah agar tidak terjadi tumpang tindih program pembangunan serta memastikan setiap kegiatan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap forum Musrenbang ini menjadi ruang terbuka bagi seluruh komponen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Dogiyai,” tegasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Dogiyai berharap dapat menghasilkan kesepahaman bersama dalam menentukan arah pembangunan daerah, sehingga penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan tiga ketukan tifa yang menggema di Aula Koteka Moge, Musrenbang Dogiyai 2026 resmi dimulai. Tabuhan tersebut menjadi simbol dimulainya langkah bersama pemerintah dan masyarakat dalam merancang masa depan pembangunan Kabupaten Dogiyai.

Dok. Kegiatan Musrenbang 2026 untuk RKPD 2027
Dok. Foto Kegiatan Musrenbang 2026 Untuk RKPD 2027
Dok. Foto Kegiatan Musrenbang 2026 Untuk RKPD 2027